Tag: TypeScript

Salah satu alasan mengapa saya semakin senang dengan JavaScript adalah TypeScript. Walaupun masih kompatibel dengan JavaScript, TypeScript menambahkan fasilitas statis seperti type checking, class, interface, enumeration dan metadata seperti decorator. Ini membuat JavaScript terasa tidak asing bagi programmer Java. Semua fasilitas tersebut bukan untuk memperumit bahasa JavaScript, tapi justru membuat program JavaScript semakin handal dan bebas kesalahan. Buktikan sendiri: tulis sebuah program yang setengah rumit, mungkin dengan JavaScript lebih cepat selesai, tapi tiga tahun kemudian, kamu akan lebih bersyukur membaca kode program TypeScript.

Mengatasi Publish Yang Lambat Di GooglePub/Sub Node.js

Google Pub/Sub adalah layanan messaging atau apa yang sering dikenal sebagai message queue seperti Apache ActiveMQ, Apache Kafka, dan sebagainya. Salah satu perbedaan utamanya adalah Google Pub/Sub merupakan bagian dari Google Cloud Platform dan memiliki peran penting dalam komunikasi layanan Google Cloud Platform lainnya. Saya sering menggunakannya sebagai trigger untuk Cloud Firestore dan juga komunikasi asynchronous dari satu service ke service lainnya pada aplikasi yang menerapkan arsitektur microservices.

Memakai Import di TypeScript

Pada saat saya mempelajari bahasa pemograman baru, fokus utama saya adalah bagaimana caranya semudah mungkin menjalankan kode program dan melihat hasilnya. Saya cenderung menulis kode program dalam satu function besar. Ini bertentangan dengan fokus saya setelah mahir: bagaimana mengetahui cara kerja aplikasi tanpa membaca seluruh kode program dan bagaimana memperbaiki bagian tertentu yang bermasalah tanpa merusak yang lain. Untuk mencapai tujuan tersebut, saya perlu menerapkan konsep module. Saya bisa mengetahui cara kerja aplikasi secara garis besar dengan melihat komunikasi antar module. Untuk memperbaiki kesalahan atau mengembangkan fitur baru, saya bisa hanya fokus ke kode program di module yang bersangkutan.

Kategori: Pemograman Tags: JavaScript TypeScript

Membuat Online Unit Test Pada TypeScript Firebase

Cloud Functions For Firebase dapat dipakai untuk banyak hal di Firebase, mulai dari trigger untuk Firestore, Cloud Storage, Cloud Pub/Sub hingga melayani request HTTP langsung dari pengguna (HTTP trigger). Pada saat tulisan ini dibuat, secara default, eksekusi Cloud Functions akan dikerjakan oleh Node.js 6. Karena saya adalah penggemar TypeScript dan pada dasarnya TypeScript kompatibel dengan JavaScript, saya selalu berusaha sebisa mungkin menggunakan TypeScript sebagai bahasa untuk Cloud Functions. Untuk membuat proyek Cloud Functions For Firebase yang menggunakan TypeScript, saya bisa mengikuti contoh di GitHub TypeScript getting-started.

Memakai Promise.all() atau await?

Dengan TypeScript, saya tidak ragu lagi menggunakan fasilitas async/await tanpa perlu khawatir masalah kompatibilitas JavaScript. Kode program terasa lebih singkat dan lebih mudah dipahami tanpa membuat banyak Promise. Walaupun demikian, dalam kasus tertentu, saya tetap menggunakan Promise.all() yang memiliki efek samping berbeda bila digantikan dengan async/await.

Kategori: Pemograman Tags: JavaScript TypeScript